10/30/2018

"Senyum Semangat Saat Praktek Memasak"

"Senyum Semangat Saat Praktek Memasak"


(26/10/2018)

Saya masih ingat ketika SD sampai SMA, setiap tahunnya di sekolah selalu ada praktek masak memasak yang  dilakukan oleh para siswa. Para siswa dibagi secara berkelompok untuk memasak beberapa menu makanan dan kemudian disajikan untuk dinilai oleh para guru.

Pada pembelajaran Bahasa Indonesia dikelas 7 Madinah diakhir Bab pada meteri "Teks Prosedur" melaksanakan praktek memasak. Tema memasak kali ini membuat Mie Nusantara.
Teks Prosedur merupakan teks yang berisi tentang langkah-langkah atau tahap-tahap untuk melakukan sesuatu hal baik maelakukan suatu kegiatan tertentu maupun membuat sesuatu yang disajikan secara berurutan.

Kegiatan masak memasak itu banyak manfaat dan nilai positifnya bagi siswa.
1. Memberikan pelajaran kepada siswa bahwa memasak itu tidak mudah, melelahkan dan juga harus sabar.
2. Memberikan pelajaran kepada siswa asal usul atau proses pengolahan bahan makanan sampai siap disantap.
3. Kegiatan masak memasak dapat dijadikan sebagai ajang untuk mengimplementasikan keahlian berhitung dan analisa.
4. Belajar membuat rencana, melakukan persiapan dan mengatur waktu untuk memasak
Proses memasak itu biasanya dilakukan dengan memilih masakan apa yang mau dimasak, melakukan persiapan resep, bahan makanan, alat untuk mengolah bahan, alat untuk memasak dan perlengkapan untuk menyajikan.
Memasak itu ibaratnya seperti mengerjakan sebuah proyek, ada rencana, persiapan, eksekusi dan penyelesaian akhir. Dengan melakukan kegiatan masak memasak maka anak-anak seolah belajar melakukan project manajemen atau melakukan sebuah kegiatan secara sistematis.
5. Belajarlah untuk membedakan makanan dengan menggunakan ke 5 panca indra
Makanan dapat dibedakan dengan cara dikecap, dicium aromanya, dilihat penampilannya, didengar saat proses masak dan disentuh teksturnya.

"Kerja sama dalam kelompok, saling bertanggung jawab atas job description yang sudah ditentukan, dan komunikasi yang baik diantara siswa dalam melakukan proses memasak" ujar Siti Aisyah sambil tersenyum.

#ijf
#oktober
#smpjuarapekanbaru

OSIS Smp Juara Pekanbaru Laksanakan Kegiatan LDK 2

OSIS Smp Juara Pekanbaru Laksanakan Kegiatan LDK 2


Minggu 28 Oktober 2018 Smp Juara Pekan baru melalui Osis Juara melaksanakan kegiatan LDK 2 yang di ikuti oleh siswa kelas VII dan kelas VIII.
Kegiatan LDK ini merupakan salah satu tahapan yang harus di lalui oleh siswa untuk bisa bergabung dalam organisasi OSIS Smp Juara Pekanbaru.
Dalam pelaksanaan LDK 2 ini ada beberapa materi yang diberikan oleh panitia yakni tentang kepemimpinan,team work, penjelasan tentang fungsi dan tugas OSIS dan rintangan-rintangan lain yang harus di lalui oleh seluruh peserta LDK 2.
Dimana dalam pelaksanaan nya seluruh siswa di tuntut untuk dapat melalui setiap tahapan demi tahapan nya. Dalam pelaksanaan nya ada beberapa pos yang harus dilalui oleh seluruh kelompok untuk mencapai titik pos terakhir.
Suharta salah satu peserta menyampaikan “ ana sangat senang mengikuti kegiatan ini, ana semakin semangat mengikuti osis dan lebih paham tentang Osis” ungkapnya.
Diakhir sesi diumumkan peserta dan kelompok terbaik. Dari hasil pemantauan panitia, maka di putuskan bahwa Suharta sebagai peserta terbaik ikhwan dan Firja Utami sebagai Peserta terbaik Akhwat. Sedangkan kelompok terbaik diberikan kepada kelompok Ganesa.
#LDK2
#osisjuara
#smpjuarapekanbaru

Simulasi soal UNBK online untuk persiapan UNBK

Simulasi soal UNBK online untuk persiapan UNBK


Pekanbaru, 29 oktober 2018, pembelajaran Matematika di hari Senin ini buat berbeda dari hari sebelumnya. Di hari sebelumnya biasanya setiap hari akan dilaksanakan pembelajaran dikelas untuk menyelesaikan soal soal untuk persiapan diri menuju Ujian Akhir Nanti. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Lab Komputer SMP Juara Pekanbaru.
Kegiatan kali ini adalah simulasi online UNBK Pelajaran Matematika. Simulasi ini bertujuan untuk mengenalkan kepada siswa kelas 9 damaskus dan Istanbul tentang ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Karena jadwal simulasi yang dilaksanakan oleh dinas akan dilaksanakan tanggal 20 November 2018, maka siswa dikenalkan terlebih dahulu, agar tidak canggung dan susah nantinya.
Simulasi dilaksanakan menggunakan soal soal yang dimuat dalam website http://simulasi.soalunbk.com. Tampilan dalam simulasi ini sama hampir sama dengan tampilan ketika kita melaksanakan UNBK. Diawal nya memang siswa merasa sangat kesulitan, tetapi setelah di jelaskan dan diarahkan semua bisa berjalan dengan baik. Dalam simulasi ini siswa diminta untuk daftar terlebih dahulu sebelum memasuki proses login.
Siswa kelas 9 sangat antusias melaksanakan kegiatan ini, dan bisa mandapatkan gambaran soal soal yang akan di ujikan di UNBK nantinya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa meningkat capaian keberhasilan UNBK khususnya di mata pelajaran Matematika.

PENAMPILAN PERDANA DARI KELAS 7 MADINAH

PENAMPILAN PERDANA DARI KELAS 7 MADINAH



Jumat, 26 Oktober 2018.
Kegiatan Muhadhoroh Jumat kali ini di isi oleh kelas 7 Madinah. Kegiatan dibuka oleh MC ananda Aliya dan Azizah dan dilanjutkan dgn tasmi' surah Al Kahfi ayat 1 - 10 oleh ananda Mutia dan dilanjutkan lagi dengan pidato. Adapun pidato 3 bahasa yang disampaikan oleh ananda Aisyah, Azizah dan Ririn Dilanjutkan lagi dengan penyampaian kosa kata sehari2 dalam 3 bahasa ; Arab, Inggris dan Indonesia oleh Fatimah, Naila dan Lili serta penampilan yel2 secara bersama.

Ini adalah penampilan perdana dari kelas 7 Madinah dalam kegiatan Muhadhoroh Jumat pagi. Tentunya menjadi pengalaman berarti bagi mereka dan tentunya masih banyak penampilan2 yang perlu diperbaiki untuk kedepannya.

Suasana riuh dan tawa audiens tentunya tak terelakkan lagi ketika tampak sebagian petugas masih canggung, malu2 dan gugup dalam penampilannya.

'Terimakasih kelas 7 Madinah atas penampilannya pada muhadhoroh pagi ini semoga kedepan bisa lebih baik lagi' ucap Miss Melati sekaligus menutup kegiatan.

Muhadhoroh ini merupakan kegiatan rutin 2 kali dalam 1 bulan dan ia menjadi sarana untuk melatih mental sang juara. Semoga 😇

Kontributor : Imam Faisal, S.Pd.I

#IJF
#MuhadhorohJumatPagi
#SMPJuaraPekanbaru

Yuk Ajak Siswa Belajar di Luar Kelas

Yuk Ajak Siswa Belajar di Luar Kelas


Siswa kelas #8Andalusia sedang melakukan kegiatan pembelajaran di luar kelas (Outdoor Study)
Pernah dengar penggalan lirik lagu atau puisi ini? “Semua orang itu guru, alam raya sekolahku”. Lirik itu memberikan pesan kepada kita baik selaku guru ataupun manusia pada umumnya, bahwa kalau mau belajar itu tidak harus di dalam kelas. Kita bisa memanfaatkan akan raya (lingkungan sekitar) untuk dijadikan sumber dan tempat untuk belajar.
Dalam melakukan kegiatan pendidikan menurut Prof. Yus Rusyana, bahwa dalam melakukan kegiatan pendidikan itu harus mencakup kegiatan berbahasa, kegiatan mengindera, kegiatan rohani, dan kegiatan jasmani.

Kembali pada pembelajaran di luar kelas, saya mencoba mengajak siswa untuk meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas dalam menambah wawasan dalam membuat karangan "Teks Eksposisi"
Teks eksposisi adalah teks yang berisi paragraf atau karangan yang didalamnya terkandung sejumlah Pengetahuan dan informasi yang disajikan secara singkat, padat, akurat dan tentunya mudah untuk dipahami.
Ketika melakukan pembelajaran di luar kelas akan terlihat wajah-wajah penuh kegembiraan. Siswa bisa melihatnya alam lingkungan sekitar sekolah, dapat dengan mudah membuat cerita dan menyalin tulisan mereka terkait judul yang masing2 mereka ciptakan mengenai Teks Eksposisi.

Masing2 siswa bebas menentukan posisi duduk ternyaman dalam membuat karangan Teks Eksposisi hingga tercipta judul dan untaian kata-kata menarik dari karang mereka.
Mengasah kepandaian dalam membuat cerita  terkait fakta di alam serta membuat argumen sendiri dalam membuat cerita.


#Ijf
#smpjuarapku
#juaramilikkita
#outdoorstudy

"Kreasi Lampu Hias Karya Kelas IX Damaskus"

"Kreasi Lampu Hias Karya Kelas IX Damaskus"



Kontributor : Wahyu Imam Hidayat, S.Pd

Kamis, 25 Oktober Siswa kelas IX Damaskus melaksanakan proses pembelajaran seni budaya dan keterampilan.
Pada pembelajaran hari ini siswa membuat sebuah kerajinan dengan media atau bahan utama nya yakni stik es krim.

Dari bahan utama ini berupa stik es krim banyak sekali hasil kerajinan yang dapat di buat atau di hasilkan.
Pada petermuan sebelumnya seluruh siswa diminta untuk membuat sebuah konsep kerajinan apa yang akan dibuat pada pembelajaran hari ini.

Dari banyak pilihan kerajinan yang dapat dihasilkan dengan media utama stik es krim, seluruh siswa bersepakat untuk membuat kerajinan lampu hias pada pertemuan hari ini.

Adapun bahan - bahan yang diperlukan yakni stik es krim, lem tembak,  dan beberapa bahan lainnya.
Setelah seluruh bahan siap barulah sedikit demi sedikit seluruh siswa membuat kerajinan sesuai konsep yang telah ditentukan.

Dari banyak kerajinan yang telah selesai ini siswa diharapkan untuk terus bisa menghasilkan sebuah karya maupun kerajinan dari media bahan pembelajaran yang telah ditentukan.

10/23/2018

Yes,kami coba dan kami berhasil “membuat elektroskop sederhana”

Yes,kami coba dan kami berhasil “membuat elektroskop sederhana”



Hari ini kami siswa kelas 9 damaskus belajar membuat elektroskop sederhana, pada pertemuan sebelumnya ibu guru sudah menjelaskan alat dan bahan yang kami butuhkan untuk membuat elektroskop sederhana ini, kamipun menyiapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan dengan penuh antusias.

Pada percobaan kali ini kami memanfaatkan botol-botol bekas minuman, kawat tembaga dan sedikit aluminium foil sebagai bahan pembuat elektroskop. Kami tidak perlu membeli bahan-bahan ini karena bahan yang diperlukan tidak terlalu banyak dan sudah tersedia dirumah.

Setelah membaca buku referensi dan mencari sumber di youtube, kami mencoba merakit alat sederhana ini, kami tidak mendapatkan kesulitan dalam mengerjakannya, namun ketika ingin menguji muatan pada elektroskop kami mulai kebingungan, ada yang langsung berhasil namun tak sedikit yang berkecil hati melihat daun alumunium yang tidak mekar ketika didekatkan dengan penggaris plastik yang sudah diberikan muatan.

Kira-kira apa yang salah ya dari elektroskop saya ya tutur hafiz ketika melihat temannya desri yang berhasil menggerakkan daun elektroskopnya, hafiz pun tak putus asa ia mencoba mencari tahu penyebab ketidak berhasilannya. Hal yang sama juga dilakukan anak-anak yang lain, mereka berusaha memperbaiki elektroskop masing-masing hingga akhirnya semua daun elektroskop sederhana karya anak-anak kelas 9 damaskus bisa mekar saat didekatkan dengan benda bermuatan listrik.

Akhirnya kita berhasil tutur mereka dengan bangga, dalam melakukan percobaan sering kali kita dihadapkan dengan kegagalan terlebih dahulu, hal ini agar kita berusaha lebih keras lagi untuk mencapai hasil yang terbaik karena belajar tidak hanya melihat hasil tapi juga proses yang dijalani.
#smpjuarapku #juaraitumilikkita

Kontributor : yuliza fitri

 Belajar Membuat tulisan untuk Koran denganDrop Cap

Belajar Membuat tulisan untuk Koran denganDrop Cap


Seri : Ekskul Komputer
Kontributor : Mr Adi Hamdani Juara

Minggu ini, kembali ekskul mengadakan kegiatan seperti biasa melaksanakan kegiatan pembelajaran computer. Pembelajaran computer dilaksanakan setiap Senin, mulai pukul 16.00 – 17.30 WIB. Kegiatan Ekskul dilaksanakan untuk memberikan pembekalan dasar kepada siswa tentang dasar dasar Komputer.
Pembelajaran kali ini adalah Drop Cap. Drop Cap merupakan suatu paragraf yang dimulai dengan hruf yang lebih besar dibandingkan dengan huruf yang dipakai pada keseluruhan paragraf. Umumnya dalam pengetikan artikel, huruf awal dibuat tampak supaya lebih besar dan menarik perhatian pembacaMicrosoft word mempunyai fasilitas untuk menangani hal ini dinamakan dengan Drop Cap. Tak hanya untuk artikel, Drop Cap juga bisa dimanfaatkan untuk surat kabar, undangan, atau untuk menampakkan huruf  suatu bagian teks di awal bab atau awal lembaran kerja.
Siswa diberikan kertas tulisan yang berisi teks yang akan dibuat siswa dalam materi kali ini. Siswa mulai mengerjakan mengetik teks. Lalu selanjutnya siswa diarahkan untuk mengarahkan di kalimat pertama dengan Drop Cap.
#smpjuarapku
#ekskulkomputer

"A BRIEF STORY OF HOME VISIT"

"A BRIEF STORY OF HOME VISIT"

Home Visit merupakan bagian dari program Sekolah juara yang berkelanjutan dan jelas akan tujuannya. Bagi SMP Juara Pekanbaru khususnya, program ini sangat bermanfaat dalam rangka menjaga komunikasi yang baik antara pihak sekolah dengan siswa dan orangtua.

Dengan adanya Home visit, keterikatan antara guru, siswa dan orangtua semakin terasa dekat serta memudahkan dalam pemecahan masalah yang dihadapi. Tentu, tidak hanya bagian ini yang ingin kita kupas, melainkan kemanfaatan akan hadirnya program ini sungguh terasa dan berdampak positif bagi semangat juang mereka.

Mengunjungi siswa secara langsung ke rumahnya, telah menumbuhkan sikap peduli akan keadaan mereka dan membuat siswa merasa dekat keberadaannya dengan sekolah. Hal ini yang terus dijaga sehingga masalah yang dialami siswa tidak tertumpu pada jalan buntu.

Terutama bagi Wali kelas, telah menjadi rutinitas mingguan untuk mengunjungi rumah siswa secara random. Banyak cerita yang terdengar langsung dari orangtua siswa, berbagi kisah berlanjut, terkadang pecah dengan tawa. Disinilah peran sekolah bagi mereka, Guru tidak hanya mendidik melainkan menjadi teman bagi mereka, menasehati, mensupport dan memberi solusi terbaik

Bahagia dalam berbagi dan ikhlas menapaki, mereka bukan hanya teman melainkan keluarga yang mesti dijaga dan diberi arah. Merasakan apa yang mereka alami, itu sisi lain yang tak bisa dijelaskan dengan kata2. Suka duka yang penuh makna dalam kebersamaan terus kami jaga, begitu banyak dampak positif akan program Home visit yang hadir di sekolah juara, selalu menjadi salah satu program andalan yang mengedepankan pemecahan solusi bagi siswa khususnya.
Kisah dan Testimoni yang kami dapatkan langsung dari ortu dan siswa :

1. Nama siswa : Maisya
Ortunya merasa banyak bersyukur dengan diterimanya Maisyah disekolah juara dan dapat meringankan biaya hidup sehari2. Beliau menambahkan banyak perubahan kearah yang lebih baik dalam diri anaknya sejak diterima disekolah juara, tentu ini karena program2 sekolah juara yang selalu mengutamakan Pembentukan Karakter siswa/i sesuai dengan nilai yang ditanamkan sekolah juara yakni; Nilai Religius dan Pengembangan Karakter siswa.

2. Nama siswa : Della Friska
Setiap Pagi Jam 05.30 setelah sholat subuh, Della bersama Ibu berangkat kePasar Loket untuk membeli dagangan yang akan Ibu jual pada pagi harinya, karena Ibu memang tidak bisa membawa motor. Setelah belanja barang yang akan dijual seperti; Sayur-sayuran dan barang harian lainnya. Della pun segera menjemput abang yang berada dikedai, Abang setiap malam tidur dikedai untuk menjaga barang2 disana. Sampai dirumah barulah Della bersiap2 untuk berangkat sekolah; Memakai seragam, menyiapkan buku2 pelajaran dll. Begitulah rutinitas Subuh menjelang pagi yang tak pernah tinggal oleh Della. Harus siap, semangat dan ikut berjuang bersama orangtuanya.

3. Nama siswa : Yandri
Yandri merupakan anak ke 8 dari 8 bersaudara, sekarang tinggal bersama Ibu angkatnya, Alhamdulillah Yandri telah menyelesaikan hapalan Juz 30 dan Juz 29 pada tahun ini.

4. Nama Siswa : Randy
Dia anak yang aktif disekolah baik itu dikegiatan belajar dan ekskul, dari cerita orang tuanya; Randi adalah anak yang sering membantu orang tua tanpa harus disuruh.

5. Nama siswa : Ananda Putri
Ibunya juga bercerita tentang ayahnya putri yang berubah drastis semenjak anaknya masuk ke SMP Juara, yang biasanya sholat 5 waktu dirumah, Alhamdulillah sekarang sholat 5 waktunya di Masjid.

Hidup harus berlanjut, sedih tak mungkin berlarut, Begitulah kisah kami. Banyak cerita yang terukir indah dalam program Home visit sekolah juara, khususnya SMP Juara Pekanbaru.

#Homevisit
#smpjuarapekanbaru

EMPAT CINTA UTUK SMA N 14 PEKANBARU (BIMBINGAN KONSELING KELAS IX)

EMPAT CINTA UTUK SMA N 14 PEKANBARU (BIMBINGAN KONSELING KELAS IX)



Hiasan dengan beberapa potongan yang berbentuk hati ini, menjadi pilihan kelompok  I (satu) untuk menuangkan imajinasinya dalam mempresentasikan layanan konten yang mereka buat. Seperti yang kita ketahui dalam Bimbingan Konseling ada beberapa layanan yang dapat di berikan kepada siswa untuk mengentaskan masalah yang di hadapi. Salah satunya dengan memberikan layanan konten, bidang karir.
Materi ini sengaja di berikan dengan tujuan agar para siswa kelas IX mendapatkan informasi yang jelas serta beragam untuk memperkaya diri mereka sebelum membuat keputusan. Membuat keputusan untuk memilih sekolah lanjutan memang bukan lah sesuatu yang sulit dan juga bukan sesuatu yang mudah, namun dalam pemilihan ini di butuhkan kesesuai minat, bakat dan cita-cita siswa dengan sekolah yang akan dipilih.
Melihat kebutuhan ini lah, siswa kelas IX Istambul diajak bersama-sama mencari informasi yang ada tentang SLTA.  Mengingat jenis SLTA yang beragam maka para siswa di minta untuk mengerjakannya secara berkelompok. Kelompok I adalah kelompok SMA, kelompok II adalah kelompok MA, kelompok III adalah kelompok SMK.  Pemburuan informasi ini juga melibatkan alumni SMP Juara yang berskolah di sekolah-sekolah yang dituju.
Kelompok satu memilih SMA N 14 Pekanbaru dan melibatkan Sefia Misgiani siswa kelas X IPA, alumni SMP Juara tahun 2018. Seperti yang dikonfirmasi oleh kelompok I, Sefia mengungkapkan "Alhamdulillah Kakak sudah memasuki sekolah yang tepat dan juga memilih jurusan yang sesuai dengan potensi yang kakak miliki, kakak bahagia".



Ruby Kyara Valencia, Anak Yatim yang Bertekad MenjadiPenghafal Al-Qur'an

Ruby Kyara Valencia, Anak Yatim yang Bertekad MenjadiPenghafal Al-Qur'an



Meski rindu terhadap ayahandanya yang telah tiada, Ruby (13 tahun) tetap periang karena banyak saudara dan teman-teman di tempatnya sekolah. Justru kerinduanya itu mendorong dirinya untuk selalu berprestasi.
“Saya ingin menjadi hafidzah Al-Qur’an agar bisa mendoakan kedua orangtua khususnya almarhum ayah yg sudah tiada,” ujar siswa kelas VII SMP Juara Pekanbaru.

Ayahanda Khairul Hafzan berpulang saat Ruby berusia enam tahun, setelah itu Ruby hanya tinggal bersama ibu dan dua orang adiknya. Ibunda Julyawati adalah wanita tangguh yang sangat memperhatikan pendidikan anak-anaknya. Di usia kelas lima Sekolah Dasar ibunda Ruby menyekolahkan Ruby di salah satu Pondok Tahfidz di Jakarta selama dua tahun melalui bantuan dana dari tantenya. Dengan lingkungan yang kondusif di ma’had, dirinya kian tekun menuntaskan hafalan-hafalan Al-Qur’an, meskipun harus berpisah dari ibunya.

Kini setelah selesai menempuh pendidikan Sekolah Dasar, ibu Ruby dengan kemampuan ekonomi yang terbatas tetap menginginkan anaknya tetap mendapatkan pendidikan Al-Qur'an terkhusunya Tahfidz Qur'an di sekolah menengahnya. Maka SMP Juara Pekanbaru menjadi pilihan ibunda Ruby untuk kelanjutan pendidikan anaknya.

Program Tahfidz SMP Juara Pekanbaru, dimana setiap hari siswa-siswinya diwajibkan menyetorkan hafalan Al-Qur'an mereka menjadikan Ruby mendapatkan lingkungan yang pas untuk menjaga dan menambah hafalan Qur'annya “Alhamdulillah saya kini telah hafal 15 Juz,” ungkapnya.

Selain itu, untuk meningkatkan semangat siswa-siswinya dalam menghafal Al-Qur'an, SMP Juara Pekanbaru rutin melaksanakan wisuda Qur'an di tiap semesternya, dan tentu saja Ruby menjadi salah satu dari 75 siswa yang di wisuda. Tangis haru Ruby dan ibundanya tumpah saat prosesi pemasangan mahkota secara simbolis dari wisudawan-wisudawati kepada orangtuanya.

"Semoga kelak di surga, ana bisa memasangkan mahkota dan jubah sesungguhnya kepada ayah dan ibunda ana dihadapan seluruh penghuni syurga, Aamiin.." ungkap Ruby di sela-sela kegiatan prosesi wisuda.

SMP JUARA PEKANBARU Benchmarking  KE MTs Muhammadiyah 2

SMP JUARA PEKANBARU Benchmarking KE MTs Muhammadiyah 2


Pekanbaru,  SMP juara Pekanbaru, melaksanakan Benchmarking dalam bentuk kunjungan  kerja ke MTs Muhammadiyah 2  Pekanbaru. Kunjungan dilaksanakan dalam rangka untuk menambah pengetahuan guru-guru dalam mengelola pendidikan di SMP JUara pekanbaru. Selain itu kunjungan dimaksudkan untuk mengetahui strategi, cara, metode yang digunakan dalam rangka melaksanakan program-program sekolah. Seperti diketahui MTs Muhammadiyah 2 Pekanbaru, sebagai juara 4 Sekolah sehat Nasional, Juara 1 Sekolah sehat Provinsi Riau, Juara 1 Sekolah Sehat Kota Pekanbaru.

Pada kunjungan ini, TIM SMP JUara disambut langsung oleh kepala sekolah MTs Muhammadiyah 2 Pekanbaru, Bapak Sudirman, S,Ag, M.Pd. diawal pertemuan kami menangkap kesan yang luar biasa dari sekolah ini dan sosok kepala sekolahnya. Kami diajak untuk berkeliling mengitari sekolah MTs, terlihat suasa yang sangat nyaman dan sejuk dipandang mata. Bagaimana sekolah ini yang dulunya sekolah yang biasa biasa aja, sekarang menjadi sekolah rujukan provinsi dan nasional.

Kami juga disampaikan profil sekolah muhammadiyah 2 pekanbaru. Disana dijelaskan bagaimana proses menuju keberhasilan sampai saat ini. Kami menangkap bahwa peran kepala sekolah cukup besar, dan kerjasama dari semua guru dan staf di MTs Muhammidiyah 2 ini. Manajemen berjalan dengan rutin dan terarah setiap hari nya, dan guru guru di ajak untuk berkompetisi bersama membangun sekolah yang lebih baik.
SMP JUARA PEKANBARU WISUDAKAN SEBANYAK 75 HAFIZH/AH

SMP JUARA PEKANBARU WISUDAKAN SEBANYAK 75 HAFIZH/AH



Pekanbaru, jumat barokah 19 oktober 2019 SMP Juara Pekanbaru melaksanakan kegiatan Wisuda Quran Angkatan X kategori juz 30, juz 29, juz 28, juz 6, dan juz 1.

Acara Wisuda Quran hari ini dimulai dari pukul 08.30 wib dengan dibuka oleh MC dan pembacaan Al-Quran surah an-naba' oleh salah seorang wisudawan. Kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan oleh ketua panitia ananda M. Azmi Ramadhan, dilanjutkan lagi kata sambutan dari kepala sekolah SMP Juara Pekanbaru Mr. Syahrul Padilah, S.Pd, dan juga kata sambutan sekaligus membuka acara oleh Branch Manager Rumah Zakat Cabang Pekanbaru bpk. Muhammad Yunus Aziz. Kemudian do'a yang dipimpin oleh Mr. Imam Faisal, S.Pd.I. Kegiatan dilanjutkan dengan penampilan rebana dari tim rebana SMP Juara Pekanbaru.

Alhamdulillah semua wisudawan/wati yang berjumlah 75 mengikuti acara demi acara dengan tenang dan penuh khidmat. Setelah itu diteruskan dengan prosesi Wisuda Quran yang dimulai dengan muraja'ah dari juz 30, 29, 28, 6, dan juz 1 secara bersama. Tibalah pada acara yang paling ditunggu-tunggu yaitu pemasangan mahkota pada orang tua, sekaligus pemasangan pin pada anak dan juga pemberian hadiah dan juga sertifikat wisuda. Semua wisudawan/wati menuju ke atas panggung dengan membawa orang tua mereka masing2.

Setelah prosesi wisuda selesai para hadirin di buat terkesima dengan penampilan seorang hafidz cilik dialah ananda Fatih yang dengan indah membacakan surah Al Muluk. Ananda Fatih sengaja diundang untuk memotivasi para siswa dalam menghafal. Umurnya yang baru memasuki 2 tahun sudah hafal 2 juz Al Quran. Penampilannya membuat para hadirin kagum dan suasana berubah menjadi hening.

Kemudian acara dilanjutkan dengan motivasi menghafal quran oleh Ustadz Fadli Yogi, dimana beliau menjelaskan tentang indahnya menghafal quran dan memberikan contoh dari kisah Muhammad Al Fatih sang penakluk Konstantinopel yang juga penghafal Al Quran. Dan hebatnya lagi seorang Muhammad Al  Fatih telah hafal alquran ketika berusia 6 tahun.
Ustadz Fadli Yogi setelah lulus dari bangku SMA nya beliau langsung mengikuti program karantina Qur'an di Cirebon selama 6 bulan dan Alhamdulillah baru saja pulang ke Pekanbaru dan menyelesaikan hafalannya di usianya yang ke 21 tahun.

Begitulah rangkaian kegiatan Wisuda Tahfizh Quran pada hari ini di SMP Juara Pekanbaru yang berlangsung dengan penuh kebahagiaan yang terlihat dari raut wajah para siswa, orangtua siswa dan juga guru. Alhamdulillah semua ini bisa dilaksanakan dengan izin dan ridho Allah SWT yang memberikan nikmat serta hidayahNya kepada kita semua. Dengan acara ini untuk membangkitkan semangat siswa untuk menghafal 30 Juz Al Quran dan membangun generasi penerus bangsa yang berakhlak dan juga cerdas dan dapat memimpin bangsa menuju masa depan yang lebih baik dan menjanjikan.

Ya Allah berkahi negeri kami dengan lahirnya para penghafal2 Al Qur'an. Aamiin Allahumma aamiin.

#WisudaQuranX
#SMPJuaraPekanbaru

Implementasi Konsep MIKiR dalam Persiapan Ujian Nasional kelas 9

Implementasi Konsep MIKiR dalam Persiapan Ujian Nasional kelas 9


Tidak ada yang tidak mungkin untuk suatu impian. Semua bisa kita dapatkan ketika kita berusaha keras untuk mendapatkannya, dan menyusun semua langkah langkah untuk mencapai impian dan keinginan kita.
Begitulah yang selalu saya sampaikan dalam setiap pertemuan diawal masuk memulai sebuah pembelajaran dikelas. Orang bijak mengatakan “if you think you can you can, if you think you can’t you can’t. jika kita berpikir kita bisa melakukannya maka kita pasti bisa, jika kita berpikir kita tidak bisa, maka kita akan sulit mendapatkannya. Dalam pembelajaran matematika tentu perlu adanya kesabaran dan ketekunan dalam pembelajaran. Terlebih lagi kelas 9 berada diambang finish pembelajaran.
Pembelajaran kali ini lebih banyak menekankan ketekunan dan keuletan dalam mengerjakan tugas tugas di buku Real Mentor sebagai persiapan menghadapi UN. Pembelajaran kali ini akan membedah soal soal yang belum bisa dituntaskan oleh beberapa siswa. Diawali dengan bertanya soal mana yang akan dibahas.
Rozi contohnya meminta dibahas soal no 25 dalam buku prediksi 2 UN Real Mentor. Saya sebagai guru tidak langsung menjelaskan, namun mengajak semua siswa untuk berpikir bersama, akhirnya ada Muhammad Ghazali yang ingin mencoba mengerjakan dan menerangkan kepada temannya tentang soal no 25 ini. Step by step disampaikan oleh ghaza dalam mengerjakan soal ini. Dari pemaparannya memang ada beberapa siswa yang masih bingung dan mempertanyakan jawabannya. Disanalah peran seorang guru untuk memberikan pendampingan terhadap jawaban  yang diberikan siswa. Saya sebagai guru akhirnya memperbaiki hal hal yang masih keliru dalam jawabannya. Alhamdulillah semua siswa memahami dengan baik dan memahami konsepnya.
Pembelajaran MIKiR, Mengalami, interaksi , komunikasi dan Refleksi penting dilakukan agar dalam mengerjakan soal UN ini tidak hanya berpusat pada guru saja, namun siswa punya andil penting didalamnya.

10/16/2018

5 ayat, yang penting Istiqamah

5 ayat, yang penting Istiqamah


5 ayat kataku…., setiap pagi senin sampai kamis, selalu aku mengatakan antum cukup hanya menyetorkan 5 ayat aja hafalan baru mu. Setiap hari kalimat ini selalu diulang. Kadang tidak hanya dikelompok saya, tapi juga di kelompok tahfidz lainnya.
Kata dan motivasi selalu diberikan kepada siswa untuk setiap harinya menyetorkan hafalan barunya. “hafalan itu bukan untuk mr, tapi untuk antum, semakin banyak hafalan antum, semakin mudah antum meraih syurga, semakin besar peluang antum akan memasangkan mahkota kepada kedua orang tuamu di syurga nanti “ ungkap ku.
Jikalau 5 ayat setiap harinya siswa menyetorkan hafalannya, dan setiap masuk hafalan baru, mereka harus memurojaah hafalannya. Hitungan ku jelas, 5 x 4 hari x 4 minggu x 10 bulan saja = 800 ayat akan dihafal oleh siswa. Sedangkan pada juz 30 itu hanya terdapat 564 ayat, artinya lebih dari itu siswa bisa mendapatkan hafalannya. Kunci dari hafalan ini adalah istiqamah. Istiqamah dalam menghafal, istiqamah dalam membaca, dan istiqamah dalam memurojaah hafalannya.
Di SMP Juara Pekanbaru target hafalannya minimal 3 juz, mulai dari kelas 7. Hasil yang subhanallah menurut saya, ada siswa yang tak pernah bisa baca al-qur’an tapi bisa menyelesaikan hafalannya sampai 3 juz, bahkan ada yang lebih dari itu. Inti nya “5 ayat perhari, dan istiqamah dalam menyetorkan”.

"Smp Juara Pekanbaru Serahkan  Donasi Korban Palu Kepada Pihak Rumah Zakat Pekanbaru"

"Smp Juara Pekanbaru Serahkan Donasi Korban Palu Kepada Pihak Rumah Zakat Pekanbaru"


Kontributor : Wahyu Imam Hidayat, S.Pd

Rabu, 9 Oktober 2018 Smp Juara Pekanbaru melalui pihak Osis Juara menyerahkan donasi hasil dari penggalangan dana untuk Korban Palu.
Penyerahan donasi diserahkan langsung oleh perwakilan dari pihak Osis sekolah yang di dampingi Pembina Osis Smp Juara Pekanbaru Mr Wahyu Imam Hidayat, S.Pd.

Alhamdulillah donasi yang terkumpul untuk korban palu sebesar Rp 7.130.000.
Ini merupakan hasil dari penggalangan dana yang dilakukan oleh pihak sekolah selama 1 minggu ini.

Dimana dalam 1 pekan lalu Smp Juara Pekanbaru melakukan aksi penggalangan dana, baik yang dilaksanakan   langsung berupa turun ke jalan yang dilaksanakan pada senin tanggal 1 Oktober pekan lalu.
Selain itu hasil donasi ini juga berasal dari infak dan donasi dari seluruh siswa, para guru dan para orang tua siswa.

Menurut Nurannisa, yang merupakan Ketua Osis Smp Juara Pekanbaru, kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin kami laksanakan sebagai bentuk rasa kemanusiaan kepada sesama, dimana sebelumnya kami juga laksanakan aksi penggalangan dana untuk korban Lombok.

Ditambahkan Mr Syahrul Padilah, S.Pd selaku Kepala Sekolah Smp Juara Pekanbaru tentunya kita berharap donasi yang kita serahkan ini dapat membantu meringankan beban saudara - saudara kita yang ada di palu.
Tidak lupa saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak masyarakat, orang tua siswa, para siswa dan seluruh elemen masyarakat yang telah berdonasi dalam kegiatan penggalangan dana kami ini.
#prayforpalu
#donasiuntukpalu
#osisjuarapeduli
#smpjuarapkupedulikorbanpalu
#smpjuarapekanbaru


PEMANASAN PRA WISUDA QURAN

PEMANASAN PRA WISUDA QURAN



Kontributor : Imam Faisal, S.Pd.I

Alhamdulillah antusias siswa juara dalam melakukan persiapan2 untuk mengikuti wisuda Qur'an kali ini luar biasa. Sampai pagi ini, Jumat 12 Oktober 2018 calon peserta wisuda Qur'an yang sudah terdaftar telah berjumlah 73 orang.

Pagi ini Mom Ruzianita, S.E selaku penanggungjawab sementara Al quran melakukan tes sebagai pemanasan awal kepada calon wisudawan/wati Al Quran.

Kegiatan wisuda Qur'an pada periode ini meliputi juz 30, juz 29, juz 28, juz 1 dan juz 5. Insya Allah akan di agendakan dalam waktu dekat yaitu tgl 17 Oktober 2018.

Melihat waktu yang sudah semakin dekat para siswa juara semakin semangat dalam mempersiapkan diri. Masing2 mereka saling berlomba dalam memenuhi target2 hafalan yang di setor kepada guru pembimbingnya masing2.

Semoga melalui event wisuda ini semakin banyak lahir para penghafal2 Al Qur'an di SMP Juara Pekanbaru dan negeri ini akan semakin diberkahi. Aamiin

Allahummarhamnaa bil quran

#SMPJuaraPekanbaru

Belajar Himpunan dengan konsep MIKiR

Belajar Himpunan dengan konsep MIKiR


Pekanbaru, 12 Oktober 2018, melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan belajar kali ini tentu akan dibuat berbeda dari pertemuan sebelumnya. Kali ini kita harus MIKiR, Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan ada Refleksi.
Diawal pembelajaran siswa di berikan motivasi yang melibatkan siswa sendiri yang memberi motivasi dengan temannya. Selanjutnya kelompok yang sudah dibuat, diarahkan sesuai kertas motivasi yang sudah diberikan kepada masing masing kelompok nya. Tampak ketika ini dilaksankan memang agak lama proses siswa untuk memahami, karena mereka harus membaca terlebih dahulu, lalu menuliskan ke kertas karton, dan juga berdiskusi dikelompok kecilnya.
Siswa terlihat mengalami proses belajar dengan lancar walaupun secara perlahan lahan. Selanjutnya mereka juga melakukan interaksi bersama teman sekelompoknya dalam membuat pengertian dan notasi dari Materi Gabungan , Komplement, dan Selisih. Ada kelompok yang lambat dalam memahami isi, ada yang cepat. Guru berfungsi memfasilitasi proses ini, agar proses berjalan dengan baik. Diakhir sesi siswa diberikan refleksi atas materi yang dibahas pada hari ini.
Konsep belajar ini mengarahkan siswa agar bisa mengalami, bisa berinteraksi, bisa berkomunikasi dan merefleksikan proses pembelajaran.

#AyoMIKiR
#belajarasyik
#smpjuarapekanbaru

LAYANAN ORIENTASI SEKOLAH LANJUTAN BIMBINGAN KONSELING SMP JUARA

LAYANAN ORIENTASI SEKOLAH LANJUTAN BIMBINGAN KONSELING SMP JUARA


12 Oktober. SMP Juara Pekanbaru melaksanakan Orientasi sekolah lanjutan ke MAN 2 Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IX Istambul dan IX Damaskus serta pengurus OSIS MAN 2 Pekanbaru. Pada kesempatan ini, Humas MAN 2 Bapak H. Devi Aprianto, Lc. M.Ag juga mengapresiasi kegiatan ini untuk dapat mengenal MAN 2 secara langsung. Kegiatan ini juga bagian dari pembelajaran Bimbingan Konseling kelas IX bidang karir.
Pemaparan profil dan pengalaman langsung berkeliling melihat aktivitas di MAN 2, serta diskusi-diskusi kecil atar siswa maupun dengan pengurus OSIS menjadi pembelajaran yang melibatkan unsur MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, Refleksi).  Kegiatan ini sangat menyenangkan sekali bagi para siswa seperti pengakuan yang disampaikan oleh Ajeng "seru, belajarnya langsung bersama Syeh dari Mesir", tak kalah serunya pengakuan dari Habib "hebat ya, belajar terus", "eksulnya banyak" tambah Hafiz, "mampu nembus perlombaan hingga ke Rusia" sela Nisa "ada kelas internasional juga" ucap Puan.
Banyaknya komentar-komentar positif dari para siswa menunjukkan mereka sangat memahami akan pentingnya referansi yang cukup untuk memutuskan sekolah lanjutan, setelah lulus SMP nantinya. Mengetahui visi misi sekolah, akretasi, prestasi dan sebaran alumni serta kesesuain dengan bakat minat yang dimiliki menjadi point-point penting bagi siswa untuk memutuskan sebuah sekolah yang akan mereka masuki nantinya.
Olah rasa, Olah Jiwa dan Olah raga

Olah rasa, Olah Jiwa dan Olah raga

Guru bidang studi Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (PJOK) Mr Wahyu Imam Hidayat, S.Pd menyampaikan  tiga hal dalam Menjaga Keharmonisan ketika  berolahraga  agar seluruh siswa efisien dan tetap dalam kebugaran yang maksimal. Ketiga hal tersebut menurutnya yakni Olah rasa, Olah Jiwa dan Olah raga. Semua proses tidak ada yang instan tentu melalui proses yang maksimal seperti didukung kesehatan rasa,jiwa,dan raga.
"Mungkin ini bukan seperti sebuah ungkapan , namun  bagaimana saya bisa mengolah dan membentuk inovasi ini sesuai dengan bidang pekerjaan serta juga memberikan dampak yang positif  dan juga mampu memotivasi, menginspirasi, dan menggagas. Intinya, bagaimana bekerja untuk menghasilkan sesuatu tetapi tetap dalam kondisi raga, jiwa, dan rasa yang sehat," ungkap Wahyu Imam
Di tengah aktifitas yang padat sebagai guru dan juga pelatih beberapa Eskul ( Futsal,Perkusi)  Wahyu Imam Hidayat,  selalu bisa mengolah dan meracik segala pandangan terkait dalam bidangnya sehingga produk yang dibawanya selalu mendapatkan kemenangan.
Pria yang suka musik ini  ini tidak pernah jauh dari olahraga. Mulai dari main Basket, renang, hingga  futsal. Ia begitu menggandrungi olahraga, lantaran ada hal-hal yang tidak nyaman di tubuhnya jika mengalami perubahan cuaca secara mendadak.
"Saya kurang nyaman kalau melihat siswa ketika belajar mereka selalu tidak semangat tentu saya akan mulai berpikir bagaimana cara mengolah jiwa mereka,raga mereka, dan rasa mereka ketiga hal ini selalu saya padukan setiap memulai pelajaran dikelas sehingga siswa merasa nyaman ketika memulai pelajaran.," beber Wahyu Imam.
"Olahraga selalu mendidik seorang manusia  menjadi sportif atau jujur. Lewat olahraga, kita mampu mengakui  kekalahan dan kekurangan. Tidak jumawa pada kelebihan atau kemenangan. Kita juga akan jadi lebih sejajar dalam kehidupan sehari-harinya. Jadi, tubuh tidak hanya untuk bekerja, tetapi juga sehat lantaran berolahraga," jelas Wahyu Imam.


Editor: Hamidi Agus

KISAH “Kajian Islam Sahabat Sholehah”

KISAH “Kajian Islam Sahabat Sholehah”



Untuk menguatkan hubungan dengan Allah SWT dan kecintaan terhadap Rasulullah SAW Smp Juara Pekanbaru mengadakan kegiatan bertajuk KISAH “kajian islam sahabat sholehah” . kegiatan yang rutin diadakan setiap bulan ini berlangsung pada hari Rabu 10 Oktober 2018 bertempat di aula smp juara, kegiatan yang dikhususkan untuk siswa putri smp juara ini diawali dengan tasmi’ Alqur’an oleh salah seorang siswa, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan berita tentang perkembangan dunia islam, setelah itu siswa dibagi kedalam kelompok untuk menuntaskan target tilawah alqur’an yang diberikan. Inti dari kegiatan ini adalah materi yang dibawakan oleh Ustadzah Nining Wahyuni dengan judul “Jangan nyinyir dong!”.
Terlihat siswa sangat interaktif saat materi berlangsung, sebagai seorang remaja putri kita memang identik dengan sifat nyiyir, suka mengurusi urusan orang, membahas hal yang tidak penting dan bahkan bersifat menyebalkan begitu turur dian yang diminta menyampaikan unek-uneknya didepan teman-temanya. Dian pun memberanikan diri meminta maaf langsung kepada teman yang selama ini dianggap tidak sepemikiran dengannya. Tidak hanya dian, ezy dan yani pun bersikap demikian mereka menyampaikan unek-unek yang mereka rasakan dan saling bermaafan dengan teman yang selama ini membuat mereka tidak nyaman. Tindakan ini juga diikuti oleh anak-anak lainnya.
Dalam materinya ustadzah nining menyampaikan beberapa hal penting tentang bagaimana seharusnya perempuan berperilaku, mulai dari tutur kata, sikap serta tindakan. Melalui kegiatan diharapkan siswi smp juara pekanbaru lebih menjaga adab serta tingkah lakunya tidak hanya disekolah, tapi juga dimasyarakat tutur yuliza fitri sebagai penanggung jawab kegiatan ini.
Kajian Islam Sahabat Sholehah (KISAH) ditutup dengan sholat ashar berjamaah dan dzikir alma’tsurat secara bersama, semoga di Kisah berikutnya juga menghadirkan tema yang tak kalah menarik tutur aurel siswi kelas 9 istanbul sesaat setelah acara  berakhir.


GURU SMP JUARA PEKANBARU IKUTI PELATIHAN BELAJAR MIKiR

GURU SMP JUARA PEKANBARU IKUTI PELATIHAN BELAJAR MIKiR

Pekanbaru– Sebanyak 14 peserta yang terdiri dari Guru,Karyawan, ikut dalam Pelatihan Konsep Mikir Yang digasas oleh Tanoto Foundation dan langsung diberikan oleh tutor Fasda (Fasilitator Daerah) Bapak Syahrul Padilah, S.Pd   (10 Oktober 2018).
Mereka oleh Tanoto Foundation diperkenalkan MIKIR, sebuah pendekatan agar pembelajaran mampu membangkitkan siswa memiliki ketrampilan yang dibutuhkan untuk hidup di abad 21 yang makin kompleks.
“Hidup zaman ini harus memiliki keahlian  dan ketrampilan abad 21 yaitu kreatif dan inovatif, bisa  bekerja dalam tim yang semakin multikultur, berpikir kritis dan mampu mengolah dan memanfaatkan limpahan kekayaan informasi untuk kehidupan sosial dan ekonomi,” ujar Syahrul Padilah Disela-sela pelatihan.
MIKIR merupakan singkatan dari Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi. Dengan menurunkan masing – masing kategori menjadi kegiatan di kelas, metode ini memudahkan guru membuat siswa menjadi lebih aktif, kreatif, percaya diri dan kritis selama pembelajaran berlangsung.
Untuk menjalankan MIKIR, guru harus mengintegrasikannya masing-masing kategori tindakan tersebut dalam skenario pembelajaran. “Jadi pembelajaran itu harus ada skenarionya. Itu seperti membuat film. Kalau tidak bagus skenarionya, pembelajaran menjadi tidak menarik bagi siswa. Tidak tercapai tujuannya. MIKIR memudahkan guru membuat skenario tersebut,” tegasnya lebih lanjut.
Syahrul sangat  menyayangkan banyak pendidik yang tidak membuat konsep dan rencana pembelajaran sebelum mengajar, dan seringkali datang ke sekolah hanya untuk memberikan ceramah.
“Pembelajaran dengan ceramah mematikan kesempatan siswa memiliki karakter dan ketrampilan abad 21. Siswa harus daiajak terlibat dalam menemukan pengetahuan, sering berdiskusi agar tumbuh kemampuan bekerjasama dalam tim untuk memecahkan masalah, sering tampil ke depan agar pandai mengungkapkan gagasan dan percaya diri,” ujarnya lebih lanjut.
Mereka berdikusi dalam kelompok menjawab lembar kerja siswa dan mempresentasikan hasil temuan mereka. Untuk refleksi, para siswa diminta mengkritisi pembelajaran yang berlangsung. Apa yang masih kurang dan perlu ditambah.
Menurutnya konsep MIKIR yang mencoba diperkenalkan oleh Tanoto Foundation membuat pembelajaran di kelas akan jauh berbeda dengan yang selama ini dilakukan para guru yang isinya kebanyakan ceramah. Selain MIKIR para peserta juga dilatih mengelola kelas, membuat lembar kerja siswa yang bisa mengaktifkan siswa dan berbagai strategi pembelajaran lain.