Ahad 16/9 masih diawal tahun baru Islam..
Hari libur merupakan hari yang dinanti setiap kalangan, hari yang digunakan untuk berkumpul bersama keluarga, bertamasya dan hari libur dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak dari aktivitas sebelumnya.
Ada yang spesial dihari Ahad bulan ini, yang mana seluruh ibu juara dari kelas 7 sampai kelas 9 berkumpul di SMP Juara, menghadiri kegiatan yang ditunggu-tunggu yaitu Parenting Ibu Juara.
Kegiatan yang merupakan agenda wajib diikuti ibu juara tiap bulannya, ibu juara nantinya diberikan bekal ilmu, bekal akhlak bahkan konsultasi langsung kepada pemateri dan dilanjutkan pada guru-guru.
Materi yang disampaikan oleh Mom Dewi Suriany, A.Md bertema :
"Cara efektif menghadapi dan mendidik anak remaja "
Pendidikan agama islam dapat digunakan sebagai terapi terhadap kenakalan remaja dan bimbingan agama seperti ajaran moral yang diajarkan kepada mereka akan sangat berpengaruh untuk mencegah mereka dari perbuatan yang buruk.
Selain itu nilai-nilai akhlak yang ditanamkan sejak kecil akan mencegah mereka baik sadar maupun tidak sadar untuk cenderung menjauhi hal-hal yang di larang agama, karena pada dasarnya manusia diciptakan dengan fitrah yang cenderung mencintai kebaikan dan kebenaran.
Anak seperti layang2, orang tua yang memegangnya, mendidik, menjaga sebaik-baiknya dan hendaklah berbicara dengan maksimal tanpa menimbulkan sakit, penyampaian menarik yang disampaikan oleh Mom Dewi.
Kegiatan parenting diakhiri dengan kata-kata indah oleh Bapak Munif Chatib, penulis buku mengenai perkembangan anak.
Kalau kita percaya bahwa ada harta Karun dalam diri anak kita kita harus jadi penyelam untuk menemukannya tak peduli kedalam samudera yang terdalam, tak peduli gelapnya lautan yang tergelap, teruslah menjelajah dan temukan harta karun, jika hari ini tak ketemu, esok pasti ketemu. Jika perlu teruslah menyelam sampai akhir hayat.
Alhamdulillah ibu juara menikmati, menyimak dengan seksama setiap materinya hingga berurai air mata teringat akan anak-anaknya.
Untaian doa hingga harapan yang tak pernah putus untuk putra/putri mereka.
Semoga semua orang tua menjadi sebaik-baiknya ibu/ayah dalam tubuh kembang anak.


Hari libur merupakan hari yang dinanti setiap kalangan, hari yang digunakan untuk berkumpul bersama keluarga, bertamasya dan hari libur dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak dari aktivitas sebelumnya.
Ada yang spesial dihari Ahad bulan ini, yang mana seluruh ibu juara dari kelas 7 sampai kelas 9 berkumpul di SMP Juara, menghadiri kegiatan yang ditunggu-tunggu yaitu Parenting Ibu Juara.
Kegiatan yang merupakan agenda wajib diikuti ibu juara tiap bulannya, ibu juara nantinya diberikan bekal ilmu, bekal akhlak bahkan konsultasi langsung kepada pemateri dan dilanjutkan pada guru-guru.
Materi yang disampaikan oleh Mom Dewi Suriany, A.Md bertema :
"Cara efektif menghadapi dan mendidik anak remaja "
Pendidikan agama islam dapat digunakan sebagai terapi terhadap kenakalan remaja dan bimbingan agama seperti ajaran moral yang diajarkan kepada mereka akan sangat berpengaruh untuk mencegah mereka dari perbuatan yang buruk.
Selain itu nilai-nilai akhlak yang ditanamkan sejak kecil akan mencegah mereka baik sadar maupun tidak sadar untuk cenderung menjauhi hal-hal yang di larang agama, karena pada dasarnya manusia diciptakan dengan fitrah yang cenderung mencintai kebaikan dan kebenaran.
Anak seperti layang2, orang tua yang memegangnya, mendidik, menjaga sebaik-baiknya dan hendaklah berbicara dengan maksimal tanpa menimbulkan sakit, penyampaian menarik yang disampaikan oleh Mom Dewi.
Kegiatan parenting diakhiri dengan kata-kata indah oleh Bapak Munif Chatib, penulis buku mengenai perkembangan anak.
Kalau kita percaya bahwa ada harta Karun dalam diri anak kita kita harus jadi penyelam untuk menemukannya tak peduli kedalam samudera yang terdalam, tak peduli gelapnya lautan yang tergelap, teruslah menjelajah dan temukan harta karun, jika hari ini tak ketemu, esok pasti ketemu. Jika perlu teruslah menyelam sampai akhir hayat.
Alhamdulillah ibu juara menikmati, menyimak dengan seksama setiap materinya hingga berurai air mata teringat akan anak-anaknya.
Untaian doa hingga harapan yang tak pernah putus untuk putra/putri mereka.
Semoga semua orang tua menjadi sebaik-baiknya ibu/ayah dalam tubuh kembang anak.







0 komentar: